Ensiklopedia Islam
Advertisement


Dari buku ini kita mendapatkan pengetahuan dan informasi yang terang-benderang tentang peran bangsa Yahudi -- "kelompok manusia yang dimurkai Allah" -- dalam menciptakan sistem riba di dunia hari ini. Juga penjelasan tentang rentetan sejarahnya, dan para pelaku awalnya. Melalui buku ini, sang penulis, Werner Sombart, memberi kita asupan intelektual yang bergizi dan mencerdaskan -- salah satu alasan mengapa Anda harus membaca buku ini.

Werner Sombart dipuji sebagai "seorang seniman sekaligus cendekiawan; dia menggabungkan akal dan imajinasi pada tingkatan nyata." Maka, inilah bacaan yang sangat mencerahkan. Buku ini ditulis dengan berbagai dimensi tinjauan: kesejarahan, kemasyarakatan, politik, ekonomi, bahkan kejiwaan dan genetika. Dan semuanya berporos pada satu kelompok manusia yang kita kenal sebagai bangsa Yahudi -- manusia yang pandai bersilat lidah, piawai memain-mainkan hukum Tuhan, memutarbalikkan kata dan makna, pandai mengelabui dan pemakan riba, sampai penimpun harta. Kejeniusan mereka pula yang menghasilkan keseluruhan sistem, dan jalan hidup, yang zaman ini jalani: sistem riba, yang dengan sistem ini bangsa Yahudi berusaha menguasai dunia.

SIstem ekonomi, keuangan, perbankan, dan segala turunannya, seperti pasar saham, kartu kredit, obligasi, dan sejenisnya, adalah hasil karya orang-orang Yahudi. Ini semua bermuara pada satu teknik saja: pembungaan uang. Unsur penambahan dalam setiap transaksi, dalam berbagai variasi bentuk, dan bukan lagi sekadar cara yang kita kenal sebagai "bunga utang". Riba secara keseluruhan telah menjadi sistem. Bahkan merasuk dalam kejiwaan manusia modern. Itu berpondasikan kepada sistem uang diat serta kredit berbunga.

Penulis menunjukkan bahwa kaum Yahudi memegang peranan sangat penting dan besar, bagi berkembangnya kapitalisme modern. Tidak lain inilah riba dalam sistem. Satu per satu berbagai instrumen dan teknik ribawi mereka ciptakan dan terapkan secara massal. Dan dengan berbagai kiat dan kecerdikan mereka berhasil menjadikannya sebagai "satu-satunya permainan global". Tidak ada satu negeri pun di zaman ini yang tidak menerapkan aturan dan permainan ribawi yahudiah ini. Secara politik, sistem negara yang dulu sempat terbelah dua: kapitalisme dan sosialisme adalah saudara kembar. Keduanya menghalalkan riba. Keduanya tunduk pada tatanan yahudiah yang sama.

Penulis juga menunjukkan analisis dan fakta lain, bahwa kaum Yahudilah yang secara instrumental membangun bukan saja semangat kapitalisme, tetapi segala instrumen dan modus-modusnya, dan kita bisa pahami dan lihat bahwa seluruh teknik ribawi yang berkembang sampai hari ini adalah karya kaum Yahudi. Bukan cuma berteori, penulis membedah satu per satu fakta-fakta sejarahnya. Ditunjukkannya satu per satu para pelakunya. Bahkan nama-namanya. Penulis bahkan membedah yang bersifat keyahudian, sampai kepada kejiwaan, genetika, dan doktrin-doktrin agama Yahudi, untuk menopang argumentasinya.

Advertisement