Ensiklopedia Islam
Advertisement

حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْفٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ ابْنُ عَوْفٍ وَرَأَيْتُ فِي أَصْلِ إِسْمَعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي ضَمْضَمٌ عَنْ شُرَيْحٍ عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْعَرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا وَلَجَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلَجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا ثُمَّ لِيُسَلِّمْ عَلَى أَهْلِهِ

Telah mengisahi kami Ibnu Auf, telah mengisahi kami Muhammad bin Ismail, ia berkata: Telah mengisahiku ayahku. Ibnu Auf berkata: Dan aku telah melihat di catatan Ismail. Ia berkata: Telah mengisahiku Dhamdham, dari Syuraih, dari Abu Malik al-Asy'ari, ia berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, "Jika seseorang memasuki rumahnya, hendaklah ia mengucapkan Ăllähumma innī as`aluka khåirål-maulaji wa khåirål-makhråji bismillāhi walajnā wa bismillāhi khåråjnā wa 'alăllähi råbbinā tawakkalnā (Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu sebaik-baik tempat masuk dan sebaik-baik tempat keluar. Dengan nama Allah, kami masuk. Dengan nama Allah, kami keluar. Dan kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal), kemudian memberi salam kepada keluarganya."

Hukum[]

  1. Albani (5096): Dhaif. Al-Kalim ath-Thayyib (62/Tahqiq Kedua). Lihat hadis sebelumnya (5083)
  2. Ensiklopedia Hadis (4435):
    • Sanad 1: Isnadnya lemah. Di dalamnya ada Muhammad bin Ismail al-Anasi. Dia lemah hadisnya.
    • Sanad 2: Isnadnya hasan. Para perawinya tepercaya, kecuali Dhamdham bin Zur'ah al-Hadhrami. Dia benar, hasan hadisnya. Dan Ismail bin Ayyasy al-Anasi, dan dia benar dalam riwayatnya dari penduduk negerinya serta tercampur pada selain mereka.

Pranala luar[]

Advertisement