Advertisement

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأُوَيْسِيُّ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ ثَوْرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي الْغَيْثِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ أَدَاءَهَا أَدَّى اللَّهُ عَنْهُ وَمَنْ أَخَذَ يُرِيدُ إِتْلَافَهَا أَتْلَفَهُ اللَّهُ

Telah mengisahi kami Abdul Aziz bin Abdillah al-Uwaisi, telah mengisahi kami Sulaiman bin Bilal, dari Tsaur bin Zaid, dari Abu Ghaits, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, beliau telah bersabda, "Barang siapa mengambil harta manusia dengan berkeinginan untuk melunasinya, Allah akan melunasi untuknya. Dan barang siapa mengambil dengan berkeinginan untuk menghabiskannya, Allah akan membinasakan dia."

Hukum

  • Mausu'ah al-Hadits (2224): Isnadnya bersambung, para periwayatnya tepercaya, berdasarkan syarat Imam Bukhari.

Takhrij

Hadis riwayat:

  1. Bukhari (2212).
  2. Ibnu Majah (2402)
  3. Ahmad (8378 & 9039).

Pranala luar

Konten komunitas ada dibawah CC-BY-SA atau ada pernyataan lain.