Ensiklopedia Islam
Advertisement

Musnad Sepuluh Orang yang Dijamin Masuk Surga | Hadits Abdurrahman bin Auf az-Zuhri radhiyallahu 'anhu

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي جَعْفَرٍ أَنَّ ابْنَ قَارِظٍ أَخْبَرَهُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّتْ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

Telah mengisahi kami Yahya bin Ishaq, telah mengisahi kami Ibnu Lahi'ah, dari Ubaidullah bin Abi Ja'far, bahwasanya Ibnu Qarizh telah mengabarinya, dari Abdurrahman bin Auf, ia berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, "Jika seorang wanita shalat lima waktu, berpuasa Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan menaati suaminya, maka dikatakan kepadanya, "Masuklah surga dari pintu mana saja yang kau kehendaki!"

Tahqiq[]

  1. Syaikh Arnauth (1661): Hasan lighairih, dan ini adalah isnad yang lemah karena kelemahan Ibnu Lahi'ah, dan para perawi lainnya tepercaya perawi shahih. Ibnu Qarizh, dia adalah Ibrahim bin Abdillah bin Qarizh.
  2. Jawami' al-Kalim (1595/1664):
    • Hukum matan: Hasan lighairih.
    • Hukum sanad: Isnadnya lemah. Di dalamnya ada Abdullah bin Lahi'ah al-Hadhrami, dia lemah haditsnya. Para perawinya perawi Muslim.

Pranala luar[]

Advertisement